I was a quick wet boy, diving too deep for coinsAll of your street light eyes wide on my plastic toysThen when the cops closed the fair, I cut my long baby hairStole me a dog-eared map and called for you everywhereHave I found youFlightless bird, jealous, weeping or lost you, american mouthBig pill looming[ From: http://www.metrolyrics.com/flightless-bird-american-mouth-lyrics-iron-wine.html ]
Now I'm a fat house catNursing my sore blunt tongueWatching the warm poison rats curl through the wide fence cracksPissing on magazine photosThose fishing lures thrown in the coldAnd clean blood of Christ mountain streamHave I found youFlightless bird, grounded, bleeding or lost you, american mouthBig pill stuck going down
Senin, 12 Desember 2011
Right Here Waiting - Richard Marx
Oceans apart day after day and I slowly go insane
I hear your voice on the line but it doesn't stop the pain
If I see you next to never how can we say forever
* Wherever you go whatever you do
I will be right here waiting for you
Whatever it takes or how my heart breaks
I will be right here waiting for you
I took for granted, all the times that I though would last somehow
I hear the laughter, I taste the tears but I can't get near you now
Oh, can't you see it baby you've got me goin' crazy
[Repeat *]
I wonder how we can survive this romance
But in the end if I'm with you I'll take the chance
Oh, can't you see it baby you've got me goin' crazy
[Repeat *]
I hear your voice on the line but it doesn't stop the pain
If I see you next to never how can we say forever
* Wherever you go whatever you do
I will be right here waiting for you
Whatever it takes or how my heart breaks
I will be right here waiting for you
I took for granted, all the times that I though would last somehow
I hear the laughter, I taste the tears but I can't get near you now
Oh, can't you see it baby you've got me goin' crazy
[Repeat *]
I wonder how we can survive this romance
But in the end if I'm with you I'll take the chance
Oh, can't you see it baby you've got me goin' crazy
[Repeat *]
Minggu, 11 Desember 2011
Perbedaan Mani laki2 dan Wanita
penulis Al Ustadzah
new1 Muslimah Berta 13 - Agustus - 2004 07:55:09
new1 Muslimah Berta 13 - Agustus - 2004 07:55:09
Muslimah Bertanya
Perbedaan Mani laki2 dan Wanita
Apakah wanita juga keluar mani sebagaimana hal laki-laki? Bila ya bagaimana ciri-cirinya? Dan apa yg harus dilakukan?
Jawab :
Wanita juga keluar mani sebagaimana laki-laki. Dengan mani itu muncul sifat identik sang anak apakah memiliki kemiripan dgn ayah ataupun dgn ibunya. Ketika ditanyakan hal ini kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam beliau berkata:
Wanita juga keluar mani sebagaimana laki-laki. Dengan mani itu muncul sifat identik sang anak apakah memiliki kemiripan dgn ayah ataupun dgn ibunya. Ketika ditanyakan hal ini kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam beliau berkata:
نَعَمْ، فَمِنْ أَيْنَ يَكُوْنُ الشَّبَهُ؟
“Iya darimana ada persamaan anak ?”
“Iya darimana ada persamaan anak ?”
Namun mani wanita berbeda dgn laki2 seperti yg disabdakan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam:
مَاءَ الرَّجُلِ غَلِيْظٌ أَبْيَضُ وَمَاءُ الْمَرْأَةِ رَقِيْقٌ أَصْفَرُ
“Mani laki2 itu kental dan berwarna putih sedangkan mani wanita tipis/ halus dan berwarna kuning.”
“Mani laki2 itu kental dan berwarna putih sedangkan mani wanita tipis/ halus dan berwarna kuning.”
Al-Imam An-Nawawi rahimahullah berkata: “Adapun mani wanitaberwarna kuning tipis/ halus. Namun terkadang warna bisa memutih krn kelebihan kekuatannya. Dan mani wanita ini bisa ditandai dgn dua hal: pertama aroma seperti aroma mani laki-laki. Kedua terasa ni’mat ketika keluar dan setelah keluar syahwatpun mereda.”
Sebagaimana hal laki2 bila seorang wanita keluar mani krn senggama maupun ihtilam mk ia wajib mandi. Hal ini pernah ditanyakan oleh Ummu Sulaim radhiallahu ‘anha kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Ketika datang menemui Rasulullah Ummu Sulaim berkata:
Sebagaimana hal laki2 bila seorang wanita keluar mani krn senggama maupun ihtilam mk ia wajib mandi. Hal ini pernah ditanyakan oleh Ummu Sulaim radhiallahu ‘anha kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Ketika datang menemui Rasulullah Ummu Sulaim berkata:
فَهَلْ عَلَى الْمَرْأَةِ مِنْ غُسْلٍ إِذَا احْتَلَمَتْ؟ فَقَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : نَعَمْ إِذَا رَأَتِ الْمَاءَ
“Apakah wanita harus mandi bila ia ihtilam?” Rasulullah menjawab: “Ya apabila ia melihat keluar mani.”
Dalam Al-Majmu’ Al-Imam An-Nawawi rahimahullah berkata: “Ulama sepakat wajib seseorang mandi bila keluar mani dan tdk ada perbedaan di sisi kami apakah keluar krn jima’ ihtilam onani melihat sesuatu yg membangkitkan syahwat ataupun keluar mani tanpa sebab. Dan samasaja apakah keluar dgn syahwat ataupun tdk dgn rasa ni’mat atau tdk banyak ataupun sedikit walaupun hanya setetes dan sama saja apakah keluar di waktu tidur ataupun di waktu jaga baik laki2 maupun wanita.”
“Apakah wanita harus mandi bila ia ihtilam?” Rasulullah menjawab: “Ya apabila ia melihat keluar mani.”
Dalam Al-Majmu’ Al-Imam An-Nawawi rahimahullah berkata: “Ulama sepakat wajib seseorang mandi bila keluar mani dan tdk ada perbedaan di sisi kami apakah keluar krn jima’ ihtilam onani melihat sesuatu yg membangkitkan syahwat ataupun keluar mani tanpa sebab. Dan samasaja apakah keluar dgn syahwat ataupun tdk dgn rasa ni’mat atau tdk banyak ataupun sedikit walaupun hanya setetes dan sama saja apakah keluar di waktu tidur ataupun di waktu jaga baik laki2 maupun wanita.”
Sumber:
- www.asysyariah.com
- www.asysyariah.com
- blog.re.or.id
KEUTAMAAN SABAR MENGHADAPI COBAAN
Wahai Ukhti Mukminah .!
Sudah barang tentu engkau akan menghadapi cobaan di dalam kehidupan dunia ini. Boleh jadi cobaan itu menimpa langsung pada dirimu atau suamimu atau anakmu ataupun anggota keluarga yang lain. Tetapi justru disitulah akan tampak kadar imanmu. Allah menurunkan cobaan kepadamu, agar Dia bisa menguji imanmu, apakah engkau akan sabar ataukah engkau akan marah-marah, dan adakah engkau ridha terhadap takdir Allah ?
Sudah barang tentu engkau akan menghadapi cobaan di dalam kehidupan dunia ini. Boleh jadi cobaan itu menimpa langsung pada dirimu atau suamimu atau anakmu ataupun anggota keluarga yang lain. Tetapi justru disitulah akan tampak kadar imanmu. Allah menurunkan cobaan kepadamu, agar Dia bisa menguji imanmu, apakah engkau akan sabar ataukah engkau akan marah-marah, dan adakah engkau ridha terhadap takdir Allah ?
Dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu, ia berkata. “Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata :
Ukhti Muslimah !
Selanjutnya perhatikan perkataan Ibnu Abdi Rabbah Al-Andalusy : “Asy-Syaibany pernah berkata. ‘Temanku pernah memberitahukan kepadaku seraya berkata. ‘Syuraih mendengar tatkala aku mengeluhkan kesedihanku kepada seorang teman. Maka dia memegang tanganku seraya berkata. ‘Wahai anak saudaraku, janganlah engkau mengeluh kepada selain Allah. Karena orang yang engkau keluhi itu tidak lepas dari kedudukannya sebagai teman atau lawan. Kalau dia seorang teman, berarti dia berduka dan tidak bisa memberimu manfaat. Kalau dia seorang lawan, maka dia akan bergembira karena deritamu. Lihatlah salah satu mataku ini, ’sambil menunjuk ke arah matanya’, demi Allah, dengan mata ini aku tidak pernah bisa melihat seorangpun, tidak pula teman sejak lima tahun yang lalu. Namun aku tidak pernah memberitahukannya kepada seseorang hingga detik ini. Tidakkah engkau mendengar perkataan seorang hamba yang shalih : “Sesungguhnya hanya kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku”. Maka jadikanlah Allah sebagai tempatmu mengadu tatkala ada musibah yang menimpamu. Sesungguhnya Dia adalah penanggung jawab yang paling mulia dan yang paling dekat untuk dimintai do’a”.
Selanjutnya perhatikan perkataan Ibnu Abdi Rabbah Al-Andalusy : “Asy-Syaibany pernah berkata. ‘Temanku pernah memberitahukan kepadaku seraya berkata. ‘Syuraih mendengar tatkala aku mengeluhkan kesedihanku kepada seorang teman. Maka dia memegang tanganku seraya berkata. ‘Wahai anak saudaraku, janganlah engkau mengeluh kepada selain Allah. Karena orang yang engkau keluhi itu tidak lepas dari kedudukannya sebagai teman atau lawan. Kalau dia seorang teman, berarti dia berduka dan tidak bisa memberimu manfaat. Kalau dia seorang lawan, maka dia akan bergembira karena deritamu. Lihatlah salah satu mataku ini, ’sambil menunjuk ke arah matanya’, demi Allah, dengan mata ini aku tidak pernah bisa melihat seorangpun, tidak pula teman sejak lima tahun yang lalu. Namun aku tidak pernah memberitahukannya kepada seseorang hingga detik ini. Tidakkah engkau mendengar perkataan seorang hamba yang shalih : “Sesungguhnya hanya kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku”. Maka jadikanlah Allah sebagai tempatmu mengadu tatkala ada musibah yang menimpamu. Sesungguhnya Dia adalah penanggung jawab yang paling mulia dan yang paling dekat untuk dimintai do’a”.
Perbaharuilah imanmu dengan lafazh la ilaha illallah dan carilah pahala di sisi Allah karena cobaan yang menimpamu. Janganlah sekali-kali engkau katakan : “Andaikan saja hal ini tidak terjadi”, tatkala menghadapi takdir Allah. Sesungguhnya tidak ada taufik kecuali dari sisi Allah.
reference: blog.re.or.id
Langganan:
Postingan (Atom)